Minggu, 06 September 2009

Inspires

One cannot partake of paddy in its raw form. It has to be dehusked and refined into rice and cooked well; only then will it be fit for consumption. When paddy undergoes refinement and becomes rice, its value is enhanced several fold. The process of refinement involves grinding, separating the husk, removing the dust and polishing. In the same way, one cannot get happiness for the mere asking. One has to work for it. The more one engages in good work, the greater will be the reward. The process of refinement lies in accepting all that is good and rejecting all that is bad. You should be prepared to work hard and get refined.

Seseorang tidak bisa begitu saja makan padi. Padi harus dirontokkan dan dibersihkan untuk mendapatkan beras yang kemudian dimasak dengan semestinya; hanya dengan demikianlah maka ia akan layak untuk dimakan. Ketika padi mengalami proses pembersihan dan menjadi beras, nilainya akan meningkat berkali-kali lipat. Proses pembersihan meliputi penggilingan, memisahkannya dari sekam, membersihkannya dari debu. Dengan perumpamaan yang sama, seseorang tidak akan bisa mencapai kebahagiaan hanya dengan memintanya. Ia harus bekerja untuk mendapatkannya. Semakin banyak orang melibatkan diri pada perbuatan yang baik, hasil yang didapat akan semakin besar. Proses pembersihan pada dasarnya adalah mengambil semua hal yang baik dan membuang semua hal yang buruk. Engkau harus mempersiapkan diri untuk bekerja keras dan menjadi bersih.



Inspires

Each one should observe three principles in life - Love for God, Fear of Sin and Morality in Society. You should realize that the soul, the Divine and the Society are all aspects of the Divine. Lack of fear of sin in human beings is the root cause of the absence of morality in society. One bereft of morality is not a human being at all. For everything, morality is important. God loves all. If one has love for God, there will certainly be unity in society. People indulge in sinful deeds despite knowing that God can give them punishment. They have no fear of sin. If one lacks fear of sin, there can be no morality in the society. If everybody has fear of sin, then there will be morality in the society.

Setiap orang harus mencamkan tiga prinsip dalam hidup – Kasih untuk Tuhan, Takut akan Dosa dan Kesusilaan dalam Masyarakat. Engkau harus menyadari bahwa jiwa, keillahian dan masyarakat semuanya adalah aspek dari Tuhan. Tiadanya rasa takut akan dosa diantara umat manusia adalah penyebab dasar dari sirnanya norma kesusilaan dalam masyarakat. Terampasnya kesusilaan menjadikan seseorang bukan manusia sama sekali. Dalam segala hal, kesusilaan adalah sangat penting. Tuhan mengasihi semuanya. Jika seseorang memiliki kasih untuk Tuhan, maka pasti akan ada kesatuan dalam masyarakat. Orang-orang tetap berkubang dalam perbuatan yang penuh dosa walaupun tahu bahwa Tuhan bisa menghukum mereka. Mereka tidak memiliki rasa takut akan dosa. Jika seseorang tidak memiliki rasa takut akan dosa, maka tidak akan ada kesusilaan dalam masyarakat. Jika setiap orang takut berbuat dosa, maka akan ada kesusilaan dalam masyarakat.